Workshop SOH Level II: Bertumbuh seimbang dan maksimal

Allah rindu agar setiap orang percaya bertumbuh. Dalam Level I kita sudah belajar bahwa yang menjadi tujuan pertumbuhan adalah Keserupaan di dalam Kristus. Kita juga menyadari bahwa tujuan tersebut tidak akan tereaisir dalam kehidupan saat ini, namun akan terjadi saat kita bertemu muka dengan muka dengan Tuhan. Kalau begitu, bagaimana seharusnya kita bertumbuh? Dalam Level II kita belajar bahwa Allah rindu agar setiap dari kita mengalami kehidupan yang maksimal. Kuncinya adalah bertumbuh secara seimbang, dan kita pun akan maksimal. Beberapa kunci untuk memahami pertumbuhan yang seimbang dan maksimal adalah:

  1. Orang sering melihat pertumbuhan secara tidak seimbang. Mereka memeriksa kehidupan mereka dan melihat hal-hal tertentu saja yang sesuai dengan pola pikir mereka sebagai indikator pertumbuhan. Akibatnya, ketika orang bertumbuh dalam satu aspek (yang biasanya berhubungan dengan kekuatannya), atau tidak bertumbuh dalam satu aspek (yang biasanya berhubungan dengan kelemahan), orang cenderung menilai aspek itulah sebagai tanda bahwa ia sedang bertumbuh atau tidak bertumbuh. 
  2. Karena ada banyak aspek untuk bertumbuh, kita perlu secara bijaksana menyikapinya. Yang ideal adalah apabila seseorang bertumbuh dalam segala aspek kehidupannya secara seimbang.
  3. Seberapa besar pertumbuhan seseorang, tidak dihitung dari aspek di mana ia sedang bertumbuh dengan kuat, namun justru dalam kelemahannya. Bahkan apa yang menjadi kelemahan seseorang dapat menjatuhkan kehidupannya, walaupun dalam aspek lainnya ia sedang bertumbuh dengan pesat.
  4. Dalam usaha manusia untuk bertumbuh, sering ia merasa sedang mengalami pertumbuhan yang besar di satu aspek. Namun bisa saja dalam kacamata Tuhan, orang tersebut sedang bertumbuh namun tidak ke arah Dia, yang adalah Kepala. Mungkin dapat digambarkan sebagai tumbuhan, yang karena memiliki kebutuhan yang tidak terpenuhi (misalnya sinar matahari), akan berusaha bertumbuh sambil mencari hal-hal yang bisa memenuhi kebutuhannya tersebut. Karenanya dibutuhkan dialog dengan Tuhan dan sesama untuk secara obyektif mengenali pertumbuhan dan penghambat pertumbuhan di dalam hidup kita

Tujuan sesi :

  • Membuka mata peserta agar mengenali kalau ada bagian kehidupan yang sedang tidak bertumbuh
  • Mendorong orang agar mau membuka hati kepada Roh Kudus untuk introspeksi pertumbuhan rohaninya
  • Mereka yang sedang bertumbuh, atau merasa bertumbuh, perlu ditolong untuk dapat menilai apakah arah dan motivasi pertumbuhan tersebut sesuai dengan kehendak Tuhan

About paulpla

Follower of The Way, Husband of 1 & Dad of 2, Counsellor & Coach, passionate about growing together. Visit kawantumbuh.com

Posted on 03/11/2008, in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: