KEJUJURAN #1. Jujur pada saat terpojok

Proverbs 20:11
Anak-anakpun sudah dapat dikenal dari pada perbuatannya, apakah bersih dan jujur kelakuannya.
Tidak mudah buat kita untuk berkata jujur pada saat situasi kita sedang terpojok. Sering kali banyak hal yang menghalangi seseorang untuk bersikap jujur pada situasi seperti ini. Supaya tidak tertolak atau orang tidak memandang rendah atau karena takut disakiti merupakan alasan-alasan seseorang untuk bersikap tidak jujur. Kejujuran dapat menjadi daya tawar ketika situasi tidak menguntungkan seseorang. Karakter jujur sangat penting untuk dimiliki semua orang karena menyangkut integritas dan kepercayaan.

  • Mengapa harus Jujur

    Jujur merupakan sikap pribadi dan dapat diekspresikan dengan kata-kata atau sikap yang mencerminkan keadaan yang sebenarnya.

    Seseorang dengan sikap jujur akan dapat terhindar dari masalah-masalah:

    • Kesalahpahaman
    • Menghindar konflik emosional
    • Menghindari kemungkinan menyakiti perasaan orang lain
    • Menghindari membuang waktu percuma

    Pada saat seseorang mengalami terpojok, berlaku jujur itu tidak mudah. Ada rasa malu, takut, marah atau gengsi. Tapi, energi besar yang diperlukan untuk jujur hanya sesaat.

  • Mempertahankan Kejujuran

    Salah satu nilai integritas bagi seseorang adalah kejujuran. Seseorang akan bisa dipercaya atau tidak ketika orang tersebut mau dan mampu membuktikan diri mau dipercaya. Kita harus mengatakan kebenaran dalam hati kita sebelum kita mengucapkan dengan mulut kita. Jujur adalah menyampaikan hal-hal yang benar dan akurat melalui kehidupan dan perkataan.

    Firman Tuhan mengajarkan pentingnya hidup dengan berlaku jujur dalam banyak kesempatan. Berkat yang disediakan Tuhan bagi orang jujur pun sangar besar. Yesaya 33:15-16 Orang yang hidup dalam kebenaran, yang berbicara dengan jujur, yang menolak untung hasil pemerasan, yang mengebaskan tangannya, supaya jangan menerima suap, yang menutup telinganya, supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah, yang menutup matanya, supaya jangan melihat kejahatan, 16 dialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu; rotinya disediakan air minumnya terjamin.

    Berlaku jujur menyangkut perkataan dan tindakan, itu artinya apa yang ia katakan itulah yang ia lakukan. Lawan kata jujur adalah berbohong. Beberapa tantangan untuk berlaku tidak Jujur atau berbohong, yaitu:

    • Terdesak Kebutuhan (ada kebutuhan-kebutuhan yang mendesak akhirnya tidak jujur, misalnya: suap)
    • Mengalami Ketakutan (melakukan kesalahan yang berdampak terhadap orang lain, misalnya: hukuman)
    • Membutuhkan Keamanan (Adanya sebuah tuntutan dari orang lain)
    • Manipulasi dan kendali (hal ini sering kali dilakukan)
  • Alasan Tidak Jujur/Berbohong

    Ada beberapa alasan seseorang untuk tidak jujur. Tidak ada sesuatu tanpa sebab bukan?! Nah, apa yang menyebabkan timbulnya kebohongan? Ada faktor penyebab orang tidak jujur, yaitu :

    • Faktor kepribadian manipulative

      Orang-orang yang cenderung melakukan kebohongan adalah mereka yang memiliki kepribadian manipulatif (lebih suka memanipulasi segala sesuatu), lebih memperhatikan penampilan diri (baik secara psikis maupun fisik) dan lebih mudah melakukan interaksi sosial dengan orang lain.

    • Faktor sosial

      Ada orang yang melakukan tidak jujur karena ada kontek social yang terlibat. Misalnya orang tidak jujur karena berhubungan dengan strata social dan berharap tidak menimbulkan hal-hal yang mengganggu. Misalnya: pada situasi yang membutuhkan penghiburan, ada seseorang juga didorong untuk berbohong? Apakah Anda akan mengatakan pada teman Anda bahwa kanker yang dideritanya akan membunuhnya dalam 1 bulan? Lha sangat mungkin Anda hanya akan mengatakan baik-baik saja padanya. Walaupun niatnya baik tetapi tetap saja tidak jujur.

    • Faktor manfaat untuk diri sendiri

      Seseorang melakukan tidak jujur karena ada beberapa manfaat yang bisa dimiliki. Hasil yang didapat dari ketidakjujuran ini adapat berupa secara psikis maupun fisik dan material. Misalnya (mencari keuntungan, keamanan)

    • Faktor manfaat bagi orang

      Seseorang berbohonng bukan untuk diri Anda tapi untuk orang lain. Misalnya pada saat Anda diminta teman Anda untuk membohongi pacarnya kalau teman Anda itu sedang bersama Anda, padahal teman Anda sedang bersama selingkuhannya. Demikian juga saat kakak Anda dicari-cari preman yang mau menghajar, tentu saja Anda akan lebih suka berbohong kakak tidak di rumah daripada kakak Anda kena hajar.

  • Harga yang harus dibayar untuk kejujuran
    • Ketekunan

      James 1:2-4
      Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. 4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.

      Ujian akan menumbuhkan ketekunan, dan ketekunan menghasilkan buah-buah yang matang. Buat sesaat kecurangan mungkin bisa memberi banyak keuntungan, tetapi itu semua hanyalah sesaat dan fana. Untuk sebuah hidup yang abadi, kecurangan tidak akan pernah membawa keuntungan malah mendatangkan kerugian. Jangan lupa bahwa Tuhan sudah berkata bahwa Dia tidak akan menutup mata dari apapun yang kita lakukan dalam hidup kita.

    • Sabar

      Meski kita menanggung konsekuensi berat akibat kejujuran kita, bertahan dan bersabarlah. Philippians 2:14
      Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan. Hal ini termasuk pula komitmen untuk tetap mempertahankan kejujuran dan kesetiaan dengan tidak mengeluh terhadap konsekuensi yang harus ditanggung. Philippians 4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

  • Berkat dari kejujuran

    Tuhan menginginkan orang-orang percaya hidup dalam kejujuran. Setiap panggilan Tuhan selalu mengandung berkat-berkat nya, termasuk dalam kejujuran.

    Adapun berkat-berkat bagi orang jujur adalah:

    • Jujur itu membawa kemakmuran

      Karena kejujuran seseorang makan membuat orang lain menuai kemakmuran, misalnya andaikata semua pejabat jujur maka kesejahteraan kota akan tercapai.
      Proverbs 11:11
      Berkat orang jujur memperkembangkan kota, tetapi mulut orang fasik meruntuhkannya.

      Artinya apa yang diperbuat oleh orang jujur akan dibuat Tuhan berhasil dan terus berkem bang.

    • Berkenan (Amsal 3:32).
      Ada dua hal yang menjadikan orang berkenan di hadapan Tuhan, yaitu:
      a. Iman (lbrani ll: 6).
      b. Taat/melakukan kehendaknya (Kisah 13:22).
      Kejujuran adalah salah satu perbuatan yang membuat seseorang berkenan di hadapan Tuhan, karena itu Tuhan bergaul erat dengan orang jujur. Seorang bisa bergaul erat dengan orang lain apabila orang tersebut cocok dengan hatinya. Demikian halnya Tuhan tidak mungkin sembarangan bergaul dengan orang yang tidak cocok dengannya. Inilah berkat bagi orang jujur, ia disambut Tuhan dengan penuk keakraban.
    • Dimuliakan (Mazmur 64:11)
      Ayat ini merupakan janji Tuhan bagi orang jujur bahwa orang jujur akan bermegah dalam kejujurannya. Tuhan akan membuktikan hal ini bukan di Sorga nanti, tapi di bumi. Orang jujur akan dicari oleh banyak orang karena memang di tengah dunia ini kejujuran akan menjadi sesuatu yang langka. Akan datang masanya di mana orang akan merasakan bahwa ketidakjujuran sangat merugikan hidupnya dan akhirnya dunia akan mencari orang jujur untuk menjadi rekan sekerjanya. Saat itulah orang jujur akan bermegah dan dimuliakan Tuhan.
  • Pandangan Firman Tuhan Mengenai Kejujuran
    • 1 Peter 2:22 Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.
    • Titus 2:7 dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu,
    • Psalm 32:2 Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!
    • 2 Corinthians 1:12 Inilah yang kami megahkan, yaitu bahwa suara hati kami memberi kesaksian kepada kami, bahwa hidup kami di dunia ini, khususnya dalam hubungan kami dengan kamu, dikuasai oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah bukan oleh hikmat duniawi, tetapi oleh kekuatan kasih karunia Allah.
  • Langkah2 praktis Bebas dari Rasa Bersalah yang benar
    • Berlakulah apa adanya
    • Terimalah sebagai suatu tanggung jawab kalau terpojok itu merupakan dampak/konsekwensi diri.
    • Apa yang membuat seseorang terpojok dan temukan sumber-sumber yang membuat seseorang terpojok.
  • Kesimpulan

    Pada saat terpojok terjadi pertempuran antara yang baik dan yang jahat, kejujuran adalah senjata yang memenangkan peperangan. Kejujuran merupakan karakter penting dalam berhubungan dengan diri sendiri dan orang lain.

    Duta Pembaharuan – Jl. Pisang 9, Telp. 497183 Kalasan, Jogjakarta

About Theo sahara

Alumni Jurusan Konseling Kristen (IAT Bandung 2008)

Posted on 03/05/2011, in Time To Share and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: